Description :
semalamkah kita bersama di sebuah rumah sebandung yang mewah seni dan bahasa semalamkah kita bersama di sebuah rumah sebandung bersenandung dan berseloka semalamkah kita bersama di sebuah rumah sebandung sehingga malam membongkok merangkak menjadi tua semalamkah kita bersama di sebuah rumah sebandung duduk bersila di pinggir tanjung dan bagaikan anak-anak kita tercengang oleh dongeng angan dan imaginasi dalam ribut tenggara di dinihari gareng asam terung segar ulam penggaga menyelitkan kita ke bingkai nan silam lunak ukelele gentar-gentar gitar melepaskan kita ke seluas-luasnya alam maya semalamkah kita berjanji di sebuah rumah sebandung digegar deram enjin pesawat lantas bersama-sama kita mendarat di atas tarmak batu tar cita di lapangan kebenaran. CG Karmin Abbas

0 comments:
Post a Comment